RUANG LINGKUP BISNIS

RUANG LINGKUP BISNIS

 1. Pengertian Bisnis dan Jenisnya

Bisnis adalah suatu usaha perdagangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang terorganisasi agar bisa mendapatkan laba dengan cara memproduksi dan menjual barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

 

Bisnis terdiri dari beberapa jenis, yaitu;

1)    Bisnis Ekstraktif : Bisnis yang bergerak dalam jenis kegiatan pertambangan / menggali bahan-bahan tambang yang terkandung dalam perut bumi.

2)    Bisnis Agraris : Bisnis yang bergerak dibidang pertanian, peternakan, perunggasan, peerkebunan dan kehutanan.

3)    Bisnis Industri : Bisnis yang bergerak dibidang industri manufacturing.

4)    Bisnis Jasa : Bisnis yang bergerak dalam bidang jasa yang menghasilkan produk-produk yang tidak berwujud.

 

2. Tujuan Kebijakan Bisnis

Secara umum tujuan dari bisnis adalah menyediakan produk berupa barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen serta memperoleh keuntungan dari aktivitas yang dilakukan.

 

3. Sistem Perekonomian dan Sistem Pasar

Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada indivisu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antaara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana sistem itu mengatur faktor produksinya.

 

Sistem ekonomi terdiri dari beberapa jenis, yaitu:

1)    Sistem Ekonomi Tradisional : Sistem ekonomi yang terikat dengan adat istiadat, kebiasaan dan nilai budaya setempat. Ciri-cirinya ;

  • Alat produksi sederhana
  • Jumlah barang jasa rendah
  • Produktivitas rendah
  • Masih barter
  • Kegiatan ekonomi umumnya bidang pertanian
  • Masyarakat sulit menerima perubahan

2)    Sistem Ekonomi Kapitalis/Liberal/Pasar : Sistem ekonomi yang memberikan kebebassan kepada masyarakat untuk memilih dan melakukan usaha sesuai keinginan dan keahliannya. Ciri-cirinya ;

  • Hak milik perorangan diakui
  • Individu bebas melakukan kegiatan ekonomi
  • Jenis, jumlah dan harga barang ditentukan kekuatan pasar
  • Adanya persaingan bebas
  • Kegiatan ekonomi diserahkan kepada swasta

3)    Sistem Ekonomi Sosialis atau Komando : Sistem ekonomi yang seluruh kegiatan ekonominya direncanakan, dilaksanakan dan diawasi oleh pemerintah secara terpusat. Ciri-cirinya ;

  • Alat-alat dan faktor produksi dikuasai negara
  • Kegiatan ekonomi sepenuhnya diatur negara
  • Harga barang/jasa dikuasai pemerintah
  • Hak milik perorangan tidak diakui

4)    Sistem Ekonomi Campuran : Gabungan dari sistem perekonomian liberal dan sosialis. Ciri-cirinya ;

  • Pemerintah dan swasta bersama dalam melakukan kegiatan ekonomi
  • Negara menguasai sektor usaha vital dan mengendalikan perekonomian
  • Swasta/perorangan diberi kebebasan untuk berusaha diluar sektor vital
  • Pemerintah berperan membina dan mengawasi swasta
  • Hak milik perorangan diakui dan penggunaannya tidak boleh bertentangan dengan kepentinngan umum

Sistem pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan/pembeli dan penawaran/penjual dari barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan.

4. Kesempatan Bisnis/Usaha

Dalam dunia bisnis, setiap peluang dan kesempatan yang bisa dimanfaatkan dengan baik akan menghasilkan sebuah keuntungan. Tidak hanya dari segi finansial namun juga dari konektivitas yang terjalin debgan rekan bisnis. Namuan untuk menciptakan peluang bisnis dibutuhkan keinginan yang kuat serta kreativitas yang tinggi untuk kelangsungan bisnis yang akan digeluti. Salah satu kesempatan bisnis yang potensial saat  ini adalah waralaba, karena waralaba diindonesia saat ini sedang berkembang dan waralaba juga dapat menampung cukup banyak tenaga kerja sehingga kita dapat membantu negara dalam mengurangi jumlah pengangguran.

 

5. Unsur-Unsur Penting dalam Aktivitas Ekonomi

Ada 5 unsur penting yang harus ada dalam perusahaan, yaitu:

1)    Organisasi : lembaga sosial yang terdiri atas sekumpulan orang dengan berbagai pola interaksi yang ditetapkan dan secara sadar dibentuk dan dikoordinasi untuk melaksanakan kegiatan tertentu untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan.

2)    Produksi : suatu kegiatan yang dilakuan untuk mengolah suatu bahan/sumber-sumber ekonomi yang ada agar tercapai suatu produk yang mempunyai nilai guna.

3)    Sumber-Sumber Ekonomi : Beberapa sumber ekonomi yang menunnjang pelaksanaan sumber ekonomi yaitu kegiatan perusahaan, produksi, pemasaran, pembelanjaan dan personalia yang digolongkan menjadi :

  • Sumber ekonomi alam
  • Sumber ekonomi manusia
  • Sumber ekonomi modal
  • Sumber ekonomi manajerial
  • Sumber ekonomi lingkungan

4)    Kebutuhan Konsumen : kebutuhan barang/jasa tidak dapat dipenuhi oleh satu perusahaan melainkan membutuhkan keikutsertaan perusahaan lain.

5)    Laba : Keuntungan yang diperoleh dari kegiatan produksi

 

6. Hakikat Bisnis

Seorang bisnisman atau wirausahawan akan melihat kebutuhan masyarakat lingkungannya. Upaya ini merupakan proses mengidentifikasi potensi bisnis, bahkan dalam hal ini biasanya diikuti dengan perkiraan atau antisipasi atas pertumbuhan potensi pasar tersebut dimasa datang. Disamping itu juga akan memperhitungkan adanya persaingan yang timbul dari pengusaha lain yang juga bergerak dalam melayani kebutuhan pasar yang sejenis. Disisi lain pengusaha haruslah memikirkan tersedianya sumber daya serta sumber dana beserta dengan cara yang sebaik-baiknya guna melayani kebutuhan pasar tersebut dengan memproduksikan dan menyajikan barang dan jasa yang dihasilkan itu kepada masyarakat, kelebihan hasil diongkosnya itulah yang merupakan laba.

 

7. Mengapa Belajar Bisnia

Mempelajari bisnis sangat baik untuk orang yang ingin berbisnis. Dengan kita mempelajari bisnis kita dapat menentukan arah bisnis kita kemasa depan dan membantu kita untuk meningkatkan kualitas bisnis kita agar ditengah jalan bisnis kita tidak mengalami kerugian.

 

Beberapa manfaat yang dapat kita peroleh dari belajar bisnis yaitu :

1)    Mampu mengambil kesempatan bisnis

2)    Mencari ide yang lebih kreatif

3)    Meningkatkan kualitas bisnis

4)    Mengetahui cara memperoleh keuntungan

5)    Mengetahui cara menghadapi resiko dalam bisnis

6)    Mengetahui cara menghindari resiko dalam bisnis

7)    Mampu mengambil keputusan secara tepat

 

 

By andrianhermawan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s