BURSA SAHAM DUNIA

Bursa efek merupakan tempat bertransaksi jua beli surat berharga yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan dengan tujuan untuk mencapai laba yang sebesar-besarnya. Bahkan nilai-nilai dari transaksi jual beli ini mencapai nilai yang luar biasa. Bursa saham menjadi tempat pertemuan pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi yang juga melibatkan perusahaan sekuritas. Selain itu, pelaku pasar juga dapat melakukan transaksi obligasi di bursa saham.

Berikut ini beberapa bursa saham terbesar di dunia:

Bursa Efek Indonesia

Merupakan bursa hasil penggabungan dari Bursa Efek Jakarta (BEJ) dengan Bursa Efek Surabaya (BES). Demi efektivitas operasional dan transaksi, Pemerintah memutuskan untuk menggabung Bursa Efek Jakarta sebagai pasar saham dengan Bursa Efek Surabaya sebagai pasar obligasi dan derivatif Bursa hasil penggabungan ini mulai beroperasi pada 1 Desember 2007.

Semua perusahaan publik yang mencatatkan namanya di Bursa Efek Indonesia diklasifikasikan menjadi 9 sektor. Ke-9 sektor tersebut didasarkan pada klasifikasi industri yang ditetapkan oleh BEI yang disebut Jakarta Stock Exchange Industrial Clasification (JASICA). Ke-9 sektor tersebut adalah: Sektor Pertanian, Sektor Pertambangan, Sektor Industri Dasar dan Kimia, Sektor Aneka Industri, Sektor Industri Barang Konsumsi, Sektor Properti, Real Estate, dan Konstruksi Bangunan, Sektor Utilitas, Infrastruktur, dan Transportasi, Sektor Keuanga, dan Sektor Perdagangan Jasa dan Investasi.

Rata-rata nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) di sepanjang periode 11 hingga 15 April 2016 mengalami kenaikan 18,44% menjadi Rp5,98 triliun dari Rp5,05 triliun di akhir pekan lalu. Rata-rata volume transaksi harian mengalami kenaikan 4,60% dan rata-rata frekuensi harian naik 2,81%. Selama bulan Februari investor asing tercatat melakukan beli bersih (net buy) sebesar Rp4,11 triliun, yakni net buy di Pasar Reguler sebesar Rp3,08 triliun (beli Rp39,40 triliun dan jual Rp36,32 triliun) dan di Pasar Nego tercatat net buy sebesar Rp1,03 triliun (beli Rp17,19 triliun dan jual Rp16,16 triliun).

Meski demikian, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang pekan ini mengalami perubahan 0,48% ke posisi 4.823,568 poin jika dibandingkan penutupan di pekan sebelumnya yang berada di level 4.846,704 poin. Kapitalisasi Pasar BEI juga ikut berubah menjadi Rp5.120 triliun dari Rp5.145 triliun di akhir pekan sebelumnya.

Investor asing di sepanjang perdagangan pekan ini mencatatkan jual bersih di pasar modal Indonesia dengan nilai Rp 459 miliar dan secara tahunan, aliran dana investor asing di pasar saham masih tercatat beli bersih dengan nilai Rp4,94 triliun.

BEI juga mencatat tercapat dua obligasi yang diterbitkan pada pekan ini. Obligasi Berkelanjutan I Siantar Top Tahap II Tahun 2016 dengan nilai emisi Rp 500 miliar yang diterbitkan pada Rabu, 13 April 2016 dan Obligasirhrheza Berkelanjutan I Maybank Finance Tahap II Tahun 2016 dengan nilai emisi Rp 1,1 triliun yang diterbitkan pada Kamis, 14 April 2016.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2016 adalah 12 Emisi dari 11 Emiten senilai Rp18,74 triliun. Dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 281 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 256,67 triliun dan US$ 100 juta, diterbitkan oleh 102 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 92 seri dengan nilai nominal Rp1.539,66 triliun dan USD1.040 juta dan 6 EBA senilai Rp 2,15 triliun.

Bursa Saham New York

Bursa yang bermarkas di kota keuangan terbesar di Dunia ini merupakan tempat diperjual belikannya saham-saham dari berbagai sektor industri mulai dari pertambangan, keuangan, hingga otomotif.

Beberapa besar perusahan kelas dunia yang melantai di bursa saham NYSE diantaranya Freeport MacMoran, Bank of Amerika, Ford hingga raksasa micro-blogging twitter, dan salah satu perusahaan telekomunikasi di Indonesia yaitu, PT. Telekomunikasi Indonesia, tbk (TELKOM), melakukan jual beli saham di pasar saham ini.

Kapitalisasi pasar saham bursa efek New York mencapai US$ 19.223 miliar pada akhir Desember 2015. Dengan banyak perusahaan China memutuskan untuk mendaftarkan saham di bursa yang juga dikenal dengan New York Stock Exchange/NYSE ini membuatnya menjadi salah bursa terkenal.

Di bursa saham ini menawarkan berbagai jenis produk dan jasa keuangan termasuk saham, futures, opsi, obligasi, data pasar, dan solusi teknologi informasi. Bursa saham NYSE ini terletak di distrik Manhattan Financial, New York.

Nilai transaksi jual beli saham di bursa efek ini juga sangat besar, dan seperti data WFE rata-rata ada sekitar US$ 1.520 miliar nilai uang yang ditransaksikan oleh para trader tiap bulannya.

Bursa Saham Nasdaq

Nasdaq ini singkatan dari National Association of Securities Dealers Automated Quotation. Bursa saham ini adalah bursa saham tempat perusahaan-perusahaan teknologi dunia untuk melakukan penewaran perdana atau IPO karena memang bursa saham yang satu ini mengkhususkan diri untuk menampung saham-saham teknologi.

Nama-nama besar di teknologi seperti Apple Inc, Google, Microsoft, Qualcomm, hingga Facebook tentunya menjadikan NASDAQ sebagai tempat terbaik untuk menjual saham miliknya. Dan seiring berkembangnya startups teknologi akhir-akhir ini membuat banyak perusahaan-perusahaan teknologi baru yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau penawaran saham perdana sebut saja Facebook yang berhasil IPO di lantai bursa NASDAQ  pada tahun 2012

Tingkat kapitalisasi dari pasar dari bursa saham NASDAQ pada akhir tahun 2015 terpaut jauh dari NYSE, dengan US$ 6.831 miliyar, namun nilai transaksi dari kegiatan jual beli saham ini menembus US$ 1.183 miliyar per bulan berselisih cukup tipis dari nilai transaksi New York Stock Exchange (NYSE).

Bursa Saham Shanghai

Bursa saham ini didirikan pada 26 November 1990, dan beroperasi pada 19 Desember 1990. Bursa saham ini merupakan organisasi nirlaba yang dikelola China Securities Regulatory Commision. Indeks pasar saham utama ini adalah SSE Composite.

Shanghai Stock Exchange adalah bursa saham dari semua saham yang terletak di Republik Rakyat Tiongkok. Bursa ini memiliki 50 perusahaan besar yang memilik nilai kapitalisasi terbesar antara lain: Air China, Bank of China, Bank of Communications, China Petroleum and Chemical dan lain-lainnya.

Bursa saham ini meski tidak sepenuhnya terbuka untuk investor asing, akan tetapi operasi bursa saham ini independen di China. Kategori yang ditransaksikan di bursa saham ini antara lain saham, obligasi dan dana. Kapitalisasi pasar saham mencapai US$ 2.469 miliar pada 2013.

Shanghai Stock Exchange patut dianugrahi sebagai bursa saham paling bergairah di Dunia. Bagaimana tidak dengan nilai kapitalisasi sebesar US$ 3.986 miliyar namun mampu melakukan transaksi sebesar US$ 1.278 miliyar, lebih besar dari NASDAQ dan hampir mengalahkan NYSE. Sayangnya bursa saham shanghai ini dikhususkan untuk pasar china saja.

Bursa Saham Jepang

Japan Exchange Group adalah bursa saham terbesar di Asia ini merupakan gabungan bursa saham Tokyo dan Osaka di Jepang. Bursa yang dikenal dengan nama Nikkei ini memiliki 225 perusahaan yang terdaftar, mulai dari sektor makanan, otomotif, hingga perusahaan jasa.

Banyak perusahaan besar di Asia khususnya yang berasal dari Jepang memperjualbelikan sahamnya disini seperti: Ajinomoto, Hino Motors, Honda Motors, Suzuki Motors, The Bank of Yokohama, dan lain-lainnya.

Bursa saham grup Jepang  terdiri dari bursa saham Tokyo dan Osaka Securities Exchane. Kapitalisasi pasar sahamnya mencapai US$ 4.543,17 miliar pada 2013. Bursa saham ini dipisahkan menjadi beberapa bagian berbeda.  Bagian pertama merupakan tempat perdagangan saham untuk perusahaan besar. Bagian kedua, perusahaan-perusahaan menengah melakukan bisnis.

Bursa Saham London

London Stock Exchange merupakan bursa saham tertua di dunia yang sudah berdiri sejak tahun 1801. Bursa saham terbesar di Eropa ini selain bermarkas di London  juga merupakan induk dari Borsa Italia. Kapitalisasi pasar saham bursa efek London mencapai US$ 6.187 miliar. Grup bursa efek London terdiri dari bursa efek London dan Borsa Italiana, dengan nilai transaksi US$ 165 miliar tiap bulan.

Bursa Saham NYSE Euronext

Seperti namanya, Euronext European Union adalah sebuah persatuan dari beberapa bursa saham di Eropa dan menjadi bursa saham global pertama di dunia dibawah naungan NYSE Euronext. Amsterdam, Brussels, Lisbon, hingga Paris adalah markas besar Euronext Europen Union ini. Pada akhir tahun 2015 Bursa global asal Eropa ini mampu mencapai kapitalisasi pasar US$ 3.321 miliyar dengan transaksi bulanan US$ 184 miliyar.

 

Referensi:

http://www.idx.co.id

http://bisnis.liputan6.com/read/2485623/rata-rata-nilai-transaksi-harian-di-bei-naik-1844-persen

http://chromler.com/blog/10-bursa-saham-terbesar-dunia/

http://bisnis.liputan6.com/read/2044267/10-bursa-saham-terbesar-di-dunia

 

By andrianhermawan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s